Mengenal Apa Itu Makna Silaturahmi Dalam Islam Beserta Manfaatnya

Makna Silaturahmi yaitu merupakan salah satu amalan umat muslim buat menyambung tali persaudaraan. Silaturahmi bisa kita jalani kapan saja, tetapi amalan ini jadi salah satu jadwal utama dikala momen hari raya Idul Fitri ataupun Lebaran.

Biasanya dikala lebaran datang, umat muslim senantiasa berbondong-bondong buat mudik ataupun kembali ke kampung taman.

Seakan mudik sudah jadi tradisi tahunan untuk umat muslim. Perihal ini dicoba sekedar buat menyambung silaturahmi dengan keluarga serta sanak kerabat.

Mengutip dari halaman NU Online, makna silaturahmi yaitu merupakan amalan utama sebab sanggup menyambungkan apa-apa yang putus. Oleh sebab itu, silaturahmi mempunyai keutamaan ataupun khasiat yang luar biasa.

Lalu, apa saja manfaat silaturahmi buat kehidupan tiap hari? Ikuti ulasannya yang saya lansir dari NU Online:

Mengenal Makna Silaturahmi dalam Islam

Manusia tidak hendak sempat lepas dari kesalahan serta dosa. Umumnya, perihal ini dapat menimbulkan sesuatu ikatan terputus. Buat menyambungkan tali yang telah terputus, umat muslim disarankan buat bersilaturahmi.

Secara bahasa, makna silaturahmi berasal dari kata shilah yang mempunyai makna ikatan serta rahim artinya saudara. Rahim sendiri pula berasal dari kata Ar Rahmah yang berarti kasih sayang ataupun menjalakan kekerabatan.

Perihal makna silaturahmi ini sebagaimana dalam salah satu hadits, yang artinya:

Bukanlah bersilaturrahim orang membalas kunjungan atau pemberian, tetapi yang bersilaturrahim adalah yang menyambung apa yang putus.” (HR Bukhari)

Manfaat Silaturahmi

1. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Menjalakan silaturahmi dengan sesama pula jadi salah satu fasilitas kita buat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Alasannya dikala kita ingin menyambung silaturahmi serta memperlakukan manusia dengan baik, berarti kita sudah melaksanakan perintah Allah SWT.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra beliau mengatakan sebetulnya Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan. Dia berfirman: “Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau?” Ia menjawab: iya. Dia berfirman: “Itulah untukmu.”

2. Menjaga Kerukunan serta Keharmonisan

Tidak hanya bisa mendekatkan diri dengan Allah SWT, silaturahmi pula bisa melindungi kerukunan serta keharmonisan dengan sesama. Momentum silih memaafkan dikala bersilaturahmi bisa membuat ikatan jadi rukun.

Alasannya tiap manusia tidak hendak sempat lepas dari kesalahan serta dosa, sehingga telah benda pasti seorang hendak memohon maaf serta silih memaafkan.

Seorang yang memutus tali silaturahmi hingga dikira selaku perusak bumi. Apalagi dia pula hendak menerima kutukan dari Allah SWT. Perihal ini sebagaimana yang tertuang dalam salah satu hadis berikut, Rasulullah SAW bersabda:

Tak akan masuk surga pemutus tali silaturahmi“.(HR. Bukhari dan Muslim).

3. Dijauhkan dari Neraka

Khasiat silaturahmi selanjutnya yakni dijauhkan dari neraka. Seorang muslim yang menjalakan kembali tali silaturahmi hingga hendak dijauhkan dari neraka.

Sebagaimana dalam salah satu hadis berikut ini, yang artinya:

Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).

4. Jadi Makhluk Mulia

Manfaat silaturahmi yang lain ialah bisa menjadikan kita selaku makhluk yang mulia. Alasannya menyambung silaturahmi dengan orang yang sudah memutuskan tali silaturahmi ialah akhlak terpuji yang dicintai oleh Allah.

Sebagaimana suatu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ali kalau Rasulullah SAW bersabda:

Maukah kalian saya tunjukkan perilaku akhlak termulia di dunia dan di akhirat? Maafkan orang yang pernah menganiayaimu, sambung silaturahmi orang yang memutuskanmu dan berikan sesuatu kepada orang yang telah melarang pemberian untukmu.”

Sebaliknya, seorang yang suka memutus tali silaturahmi hingga dikira selaku perusak kehidupan. Perihal ini sebagaimana yang termaktub dalam salah satu surah Al-Quran berikut ini, Allah SWT berfirman:

Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan tali silaturahmi (kekeluargaan)? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan telinga mereka dan dibutakan penglihatan mereka“. (QS. Muhammad:22-23)

5. Memperpanjang Usia serta Melapangkan Rezeki

Khasiat silaturahmi berikutnya ialah bisa memperpanjang usia serta melapangkan rezeki. Mendatangi anggota keluarga serta sanak kerabat ialah salah satu metode buat menghasilkan kerukunan serta keharmonisan.

Tidak hanya itu silaturahmi pula ialah amalan yang mempunyai nilai pahala besar.

Seorang yang tetap melindungi tali silaturahmi hingga Allah hendak melapangkan rezeki serta memperpanjang usianya. Perihal ini sebagaimana yang tercantum dalam suatu hadis berikut, Rasulullah SAW bersabda:

Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi,” (HR. Bukhari – Muslim).

Melindungi serta menguatkan silaturahmi sangat berarti dicoba oleh tiap muslim. Perihal ini bukan cuma berguna di dunia saja, hendak namun buat kebaikan di akhirat nanti.

Default image
Fathurrahman
Owner https://tadjwid.com - Pribadi yang agak sungkan jika bertemu dengan banyak orang disekitar, terus bermuhasabah diri. Salam Kenal 🤝
Articles: 28

Leave a Reply