Arti Assalamualaikum Beserta Hukum dan Adab Mengucapkannya

Kita selaku ummat muslim, pasti telah tidak asing dengan perkataan salam yang berbunyi Assalamualaikum. Perkataan salam tersebut kerap digunakan kala kita berjumpa dengan sesama muslim. Perkataan salam ini telah semacam karakteristik khas dari sesama muslim. Namun saya rasa masih ada beberapa diantara kita yang masih belum tau apa arti Assalamualaikum itu sendiri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh merupakan perkataan lengkap dari suatu salam itu. Perkataan salam ini terdengar begitu indah.

Apalagi di dalamnya pula tercantum salah satu nama Allah SWT, ialah As-Salam, yang berarti Maha Sejahtera, ataupun Yang Maha berikan kesejahteraan serta kedamaian.

Sifat As-Salam ini mempunyai arti kalau Allah SWT bebas dari seluruh kekurangan, dari seluruh aib kejelekan, serta pula dari kematian, yang biasa dirasakan makhluk-Nya. Imam Ibnu Katsir pula mengatakan terpaut arti As-Salam ialah“ yang selamat dari seluruh aib serta kekurangan, sebab kesempurnaan dzat, sifat serta perbuatan-perbuatan-Nya( Allah)”

Arti Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pula mempunyai arti yang indah serta penuh dengan kebaikan.

Arti Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh berarti doa buat keselamatan seorang, dan doa supaya orang tersebut dirahmati serta diberkati oleh Allah SWT.

Buat mengenali lebih lanjut Arti Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, berikut hendak kami sampaikan uraian menganai makna Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhdari salam tersebut.

Arti Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan pada kalian suatu amalan yang jika kalian melakukannya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian” (HR. Muslim no. 54).

Dikutip dari qazwa. id, dalam kitab Al-Adzkar yang ditulis oleh Imam Nawawi, kalau ada 3 tipe salam yang bisa kita pakai selaku suatu kalimat buat menyapa serta selaku doa kepada sesama muslim.

3 tipe dari salam beserta maksudnya tersebut ialah:

  1. Assalamualaikum: Makna Assalamualaikum ialah Mudah-mudahan Keselamatan terlimpah padamu.
  2. Assalamualaikum Warahmatullah: Makna Assalamualaikum warahmatullah yakni Mudah-mudahan Allah melimpahkan keselamatan dan rahmat-Nya padamu. Maupun mudah-mudahan keselamatan dan rahmat Allah terlimpah untukmu.
  3. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh: Makna Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ialah “Mudah-mudahan padamu Allah melimpahkan keselamatan, rahmat, dan keberkahanNya”. Ataupun bisa pula maksudnya “Mudah-mudahan keselamatan dan rahmat Allah serta pula keberkahannya terlimpah untukmu”.

Mengucapkan salam ini tidak sebatas pada orang yang kita tahu saja. Kita pula disarankan buat mengucapkan salam kepada orang yang tidak diketahui.

Perihal ini disebutkan dalam hadits dari‘ Abdullah bin‘ Amr bahwasanya terdapat seorang yang bertanya pada Nabi shallallahu‘ alaihi wa sallam,

Amalan islam apa yang paling baik?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Memberi makan (kepada orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali. ” (HR. Bukhari).

Menjawab Salam

Jadi, sehabis mengenali makna Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kita pula wajib mengenali gimana menanggapi perkataan salam tersebut.

Untuk seseorang muslim, mengucapkan salam hukumnya merupakan sunnah, tetapi menanggapi salam hukumnya merupakan harus.

Oleh karena itu, permasalahan menimpa menanggapi salam ini pula disebutkan oleh Allah SWT dalam salah satu ayatnya yang berbunyi:

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (Q.S. An Nisa: 86).

Tafsir dari ayat di atas ialah apabila terdapat seorang mengucapkan salam kepada kamu, hingga jawablah salamnya dengan perkataan salam yang lebih baik dari salam yang diucapkannya kepada kamu. Ataupun jawablah dengan perkataan salam yang setara dengan apa yang diucapkannya.

Namun menanggapi perkataan salam dengan perkataan yang lebih baik pasti lebih utama. Sebetulnya Allah mencatat amal perbuatan kamu serta hendak membagikan balasan yang setimpal kepada tiap orang cocok dengan amal perbuatannya.

Adab Mengucapkan Salam

Dikutip dari rumaysho.com, ada 3 hadits yang bisa menolong Kamu dalam mengucapkan salam.

1. Siapa yang Seharusnya Mengucap Salam

Hadits awal, tentang siapa yang sepatutnya mengucapkan salam, berbunyi,

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaklah yang kecil memberi salam pada yang lebih tua, hendaklah yang berjalan memberi salam pada yang sedang duduk, hendaklah yang sedikit memberi salam pada yang banyak.” (Muttafaqun ‘alaih) (HR. Bukhari, Muslim).

Selain itu, dalam riwayat Muslim disebutkan pula, “Serta orang yang berkendaraan berikan salam kepada yang berjalan.”

2. Mengucap Salam Saat Dalam Rombongan

Hadits kedua, tentang gimana mengucapkan salam dikala dalam sesuatu kelompok/ rombongan, berbunyi,

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Cukup jika berjamaah (berada dalam kelompok) jika lewat, maka salah seorang dari mereka mengucapkan salam. Cukup jika berjamaah (berada dalam kelompok) jika ada yang mengucapkan salam, maka salah seorang dari jamaah tersebut yang membalas salamnya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi).

3. Adab Salam Kepada Non Muslim

Hadits ketiga, tentang adab salam terhadap non muslim, berbunyi,

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu pula, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah memulai mengucapkan salam kepada Yahudi dan Nashrani. Jika kalian bertemu dengan mereka di jalan, maka persempitlah jalan mereka.” (HR. Muslim) (HR. Muslim).

Selain itu, hadits lain yang menyinggung permasalahan ini berbunyi,

Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits lainnya dalam riwayat lain disebutkan pula kalau Anas bin Malik mengatakan,

Ada seorang Yahudi melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia mengucapkan ‘as-saamu ‘alaik’ (celaka engkau).” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas membalas ‘wa ‘alaik’ (engkau yang celaka). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Apakah kalian mengetahui bahwa Yahudi tadi mengucapkan ‘assaamu ‘alaik’ (celaka engkau)?” Para sahabat lantas berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika kami membunuhnya saja?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan. Jika mereka mengucapkan salam pada kalian, maka ucapkanlah ‘wa ‘alaikum’.” (HR. Bukhari).

Default image
Fathurrahman
Owner https://tadjwid.com - Pribadi yang agak sungkan jika bertemu dengan banyak orang disekitar, terus bermuhasabah diri. Salam Kenal 🤝
Articles: 28

Leave a Reply